Pangkalpinang

Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung laksanakan Evaluasi dan Apresiasi Pengutamaan Penggunaan Bahasa Negara pada Lembaga di Kota Pangkalpinang.

Lintasan- Pangkalpinang. Bertempat di Hotel Renz Kota Pangkalpinang Kantor Bahasa Prov Bangka Belitung laksanakan kegiatan evaluasi dan apresiasi pengutamaan penggunaan bahasa negara pada lembaga di kota pangkalpinang.jumat (25/10/24).

Kepala kantor bahasa provinsi Muhammad Irsan,S.S,M.Hum sampaikan bahwa tujuan kami agar bahasa di daerah tidak mengalami kepunahan sebagaimana beberapa wilayah atau beberapa daerah di wilayah timur sehingga perlu disampaikan sudah ada beberapa bahasa daerah yang mengalami kepunahan oleh karena itu kami juga melaksanakan perlindungan bahasa dan sastra daerah ini di provinsi Bangka Belitung agar bahasa dan sastra daerah di provinsi Bangka Belitung khususnya di Kota Pangkalpinang hingga mengalami kepunahan.

secara umum teknik pengamatan kami penggunaan bahasa daerah di kalangan masyarakat di Bangka Belitung ini masih tinggi namun pada Tahun 2022 yang lalu BPS Bangka Belitung telah merilis kajian mereka menyatakan bahwa terjadi penurunan penggunaan bahasa daerah di kalangan generasi muda Bangka Belitung tentunya ini perlu menjadi perhatian kita bersama maka kami kantor bahasa provinsi Babel untuk meningkatkan lagi hal ini dengan mengusulkan kepada pimpinan kami di Jakarta untuk memberikan kegiatan kepada kami melaksanakan kegiatan yang bertajuk dengan lingkungan bahasa dan bahasa daerah yaitu revitalisasi bahasa daerah yang telah menjadi program kemerdekaan belajar yang dikatakan oleh menteri pendidikan budaya kita dan teknologi sebelumnya.

undang-undang nomor 24 Tahun 2009 tersebut kita di amanatkan untuk meningkatkan fungsi bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional dan apabila pada tahun yang lalu tahun 2003 yang lalu bahasa Indonesia bisa menjadi bahasa yang digunakan dalam bidang hukum PBB kalau sudah digunakan sudah diterima oleh masyarakat internasional.

Kegiatan ini dibagi 3 wilayah kab Bangka Tengah,kab Bangka dan Pangkalpinang dibuna 15 lembaga mulai penentuan lembaga, audiensi dengan sekda, sosialisalisasi penggunaan bahasa negara, dokumentasi tata naskah dinas dan analisis data kemudian dengan didesiminasikan di 45 lembaga agar ditindaklanjuti di lembaga tersebut.

Ada 3 lembaga terbaik yaitu dinas pendidikan kab Bangka Tengah terpilih menjadi lembaga terbaik menggunakan bahasa Indonesia baik di ruang publik, SMP N 1 Koba , dan RS Kalbu Intan Medika dimana sudah dilakukan dan dianalisis tim dari Jakarta kemudian akan turun ke Bangka.

Kemudian yang kedua adalah lembaga pendidikan lembaga pendidikan termasuklah sekolah-sekolah SMA SMK dan SMP yang ada di tiga wilayah dan satu lagi adalah lembaga swasta yang berbadan hukum ini terdiri atas ke rumah sakit dan hotel Alhamdulillah yang menjadi terbaik pada tahun ini ya 3 tahun ini adalah perwakilan swasta yaitu rumah sakit karbu kita jadikan mengapa 3 lembaga ini yang kami pilih karena ketiga lembaga ini lembaga yang dekat dengan masyarakat yang memberi layanan langsung kepada masyarakat.

Untuk Pangkalpinang peraih penghargaan adalah Dinas Kominfo dan RS KIM sekaligus mendapatkan uang pembinaan.

Muaranya adalah Pemda dapat menunjuk kawasan model penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dimana di Bangka tengah dinas pendidikan sebagai rujukan, di Kab Bangka dinas pendidikan juga jadi rujukan, dan Pangkalpinang adalah Disdik Pangkalpinang.

[Lintasan/Redaksi]

Leave a Reply