Bangka Belitung

Pidsus Kejati Babel Dikabarkan Periksa Pejabat PT Timah Soal Mineral Trak

Foto : Kasi Penkum Kejati Babel, Roy Arland SH MH. (Istimewa)

PANGKALPINANG,LB – Sejumlah pejabat BUMN (PT Timah Tbk) baru-baru ini dikabarkan sempat dipanggil sekaligus menjalani pemeriksaan oleh tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Provinsi Bangka Belitung (Kejati Babel).

Informasi yang berhasil dihimpun tim reporter lintasanberita.com dari sejumlah narasumber menyebutkan jika belum ini diduga sedikitnya tiga orang pejabat PT Timah Tbk menjalani pemeriksaan oleh tim Pidsus Kejati Babel dua diantaranya berinisial Zu dan AS.

Sejumlah pejabat PT Timah Tbk itu menjalani pemeriksaan atau dimintai keterangan oleh pihak Kejati Babel terkait kasus dugaan pembelian biji timah mengandung Trak (Logam Sisa Produksi) sekitar 120 ton hasil penerimaan SHP dan penerimaan mitra pengangkutan di UPLB 2018 hingga tahun 2019.

Terkait persoalan tersebut pihak Kejati Babel menduga jika kegiatan pembelian biji timah yang mengandung Trak dianggap telah terjadi penyimpangan atau merugikan keuangan negara.

Namun sejauh ini belum diketahui pasti bagaimana proses jalannya pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat di BUMN tersebut, namun reporter lintasanberita.com sempat mendapati sejumlah indikasi adanya giat pemeriksaan oleh tim Pidsus Kejati Babel baru-baru ini.

Bahkan Kepala Kejati Babel, Ranu Miharja SH MH melalui Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Babel, Roy Arland SH MH pun tak menyangkal jika pihaknya belum lama ini sempat melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat PT Timah Tbk tersebut.

“Benar ada pemeriksaan,” jawab Roy singkat saat dikonfirmasi melalui pesan elektronik (What Apps/WA) yang diterima, Rabu (12/2/2020) sore.

Namun saat dimintai keterangan lebih jauh terkait informasi adanya giat pemeriksaan sejumlah PT Timah Tbk itu sayangnya Roy enggan berkomentar.
“Masih dirahasia,” ungkap Roy.

Sementara itu reporter lntasanberita.com berupaya mencoba mengkonfirnasi Humas PT Timah Tbk, Anggi S melalui pesan singkat (WA), Rabu (12/2/2020) sore namun hinggga malam belumlah ada jawaban. (Yuda)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close