Bangka Belitung

KONI Beltim Komit Majukan Olahraga Dengan Kebersamaan

Foto : Para pengurus & anggota KONI Beltim pose bersama. (Istimewa)

BELITUNGTIMUR,LB – Maju dan berkembangnya prestasi cabang olahraga di Indonesia tentunya tak lepas dari peran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di daerah. 

Guna menyelaraskan hal tersebut tentunya pula dibutuhkan semangat dan dukungan kebersamaan dalam upaya mewujudkan cita-cita maupun prestasi yang akan diraih para atlit di tiap cabang olahraga (cabor).

Terkait hal itu pihak KONI Belitung Timur (Beltim) baru-baru ini menggelar rapat anggota KONI 2019. Kegiatan tersebut bertempat di ruang Satu Hati Bangun Negeri, Sabtu (21/12/19). 

Rapat KONI Beltim kali ini bertemakan ‘Dengan Semangat Kerja dan Kebersamaan Kita Majukan Olahraga Prestasi di Kabupaten Belitung Timur’ dan diikuti oleh 25 Pengurus cabor di bawah naungan KONI Beltim.

Ketua panitia, Djoko Lelono mengatakan rapat ini menjadi salah satu bagian dalam mengambil keputusan untuk pelaksanaan tugas dan fungsi anggaran sebagai dasar dalam menjalankan organisasi KONI Kabupaten Beltim.

“Kegiatan ini penting dilakukan untuk melakukan evaluasi dan pembahasan program KONI Kabupaten Beltim tahun 2020. Hasil dari rapat diharapkan akan disinkronisasikan prioritas dari program kegiatan yang akan dilaksanakan tahun di 2020 yang membuahkan hasil berupa prestasi di bidang olahraga dan menciptakan atlit yang berprestasi,” kata Djoko.

Dalam kesempatan sama, Danramil Manggar pun menjelaskan jika kegiatan diisi dengan Rapat Komisi I dan Komisi II yang membahas anggaran, pembinaan atlet pelatih dan program kerja Pengurus Cabor untuk tahun 2020. Rapat juga ditambah dengan pemaparan dari narasumber, yakni Ketua KONI Beltim, Sekretaris KONI Provinsi dan Kepala Dispora Beltim.

Wakil Sekretaris Umum I KONI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Eddy Junardi menekankan rapat anggota KONI merupakan amanah dari AD/ART KONI yang harus dilaksanakan minimal satu kali dalam setahun. Tujuannya  melaporkan kegiatan tahun berjalan untuk dievaluasi bersama dan merencanakan program yang akan dilaksanakan di tahun 2010.

“Kita dari KONI Provinsi menyambut baik kegiatan ini, sebagai sarana untuk evaluasi kegiatan mana yang sudah berjalan dengan baik, mana yg belum, mana yg harus dilanjutkan dan ditingkatkan. Mana yang harus tidak dilaksanakan lagi,” ujar Eddy.

Eddy pun berharap keterbukaan dari Ketua KONI bisa disambut baik dan positif oleh para anggota untuk bersama menyusun program demi kepentingan atlet, pelatih, wasit, juri serta kepengurusan dan pelaku olah raga.

* Setiap Cabor Dapat Bantuan Operasional Rp 4,8 Juta


Ketua KONI Beltim Santo mengungkapkan mulai tahun 2020 mendatang setiap pengurus Cabor akan memperoleh anggaran untuk operasional Rp 3 hingga Rp 4,8 juta per tahun. Ia berharap Pemkab Beltim akan mendukung rencana ini.

“Yang sudah kita anggarkan Rp 3 juta pertahun, tadi pas rapat cabor-cabor minta dinaikkan menjadi Rp 4,8 juta. Kita ajukan dulu nanti ke Pemkab, mudah-mudahan setuju, apalagi Pak Bupati menekankan sudah berkomitmen untuk memajukan olahraga di Kabupaten Beltim,” ungkap Santo.

Anggaran ini menurutnya akan membuat pengurus Cabor lebih aktif dan peduli dengan kemajuan dan prestasi olahraga. Diakui Santo jika dari 25 cabor yang ada, hanya 12 yang aktif.

“Saat ini banyak cabor yang vakum, pengurusnya selalu mengeluh sibuk. Ke depan kita akan dorong semua cabor untuk ikut aktif melakukan pembinaan dan menciptakan atlet berprestasi,” ungkap Santo.

Untuk target kerja KONI Beltim tahun 2020, Santo mengatakan akan memfokuskan ke pencarian bibit atlet guna persiapan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Tahun 2022 di Kabupaten Bangka Barat.

“Semua cabor kita minta focus ke pencarian atlet dan upgrade pelatih baik teknik dan taktik. Persiapan untuk Porprov harus kita lakukan sejak dini, hingga hasil lebih baik dapat kita raih,” harap Santo.

Sementara itu, Bupati Beltim Yuslih Ihza melalui Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Gustaf Pilandra menuntut KONI Beltim agar melakukan berbagai inovasi agar prestasi cabor dapat semakin meningkat.

“Pengurus KONI dan Pengurus Cabor harus saling bersinergi mendorong gairah masyarakat berolahraga dan meningkatkan prestasi olahraga, karena membangun prestasi tidak bisa secara instan,” ujar Gustaf saat membuka Rapat.

Bersama dengan Dispora, KONI dan Pengkab Cabor juga diminta untuk melaksanakan even kejuaraan sebagai tempat ujicoba atas latihan yang sudah dilaksanakan.

“Kawan-kawan Pengkab dapat aktif menyusun rencana kerja dan berbagai kejuaraan. Baik untuk pencarian bibit atlit berprestasi sehingga diketahui tingkat kemajuan dan kemampuan atlet binaan,” pungkas Gutaf. (*/Tono)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close