Bangka BelitungPelayanan publik

Pelanggan Keluhkan Air PDAM Rasa Asin

Foto : Seorang pelanggan PDAM Pangkalpinang menunjukan kondisi air rasa asin. (Yuda)



PANGKALPINANG,LB – Sejumlah pelanggan PDAM Tirta Pangkalpinang kini mengeluh sekaligus protes. Pasalnya tak seperti biasa air yang disalurkan PDAM ke sejumlah pelanggan di wilayah Pangkalpinang kini air tersebut berasa asin layaknya air laut.

Seperti halnya diungkapkan seorang warga Pangkalpinang, Otong (43) sekaligus pelanggan PDAM Tirta Pangkalpinang di wilayah jalan Tegal, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang.

Foto : Usai menerima pengaduan pelanggan, pihak manajemen PDAM Tirta Pangkalpinang langsung meninjau ke lapangan. (Istimewa)

“Dari kemarin-kemarin air yang dikocorkan PDAM Pangkalpinang ke ruko kita ini rasanya asin sepeti air laut,” ungkap pelanggan PDAM ini saat ditemui di rukonya yang terletak di kawasan jalan Tegal, Pasir Putih Pangkalpinang, Rabu (20/11/2019) siang.

Akibat kondisi air PDAM rasa asin tersebut Otong mengaku aktifitas di kantornya sempat terganggu. Oleh karenanya ia sendiri berharap agar pihak manajemen PDAM Pangkalpinang segera mengatasi keluhan para pelanggan PDAM tersebut.

Foto : Petugas PDAM Tirta Pangkalpinang saat berdialog dengan warga terkait kondisi air PDAM kini berasa asin. (Istimewa)

Hal serupa dialami oleh Ferli (42) pelanggan PDAM Tirta Pangkalpinang yang membuka tempat usaha rumah makan di kawasan jalan Tegal, Pasir Putih pun mengeluhkan kondisi air PDAM rasa asin.

“Iya betul. Sama di tempat saya ini air PDAM rasanya asin. Kami pun bingung karena air PDAM ini baunya juga pekat. Pihak PDAM mesti segera cari solusinya,” harapnya.

Di lain tempat, seorang pelanggan lainnya, Ela (25) warga yang bermukim.di perumahan Graha Puri, Selindung Pangkalpinang mengeluhkan hal serupa.

Sementara itu direktur PDAM Tirta Pangkalpinang, Yuniar melalui Kabag SPI, Dimas didampingi Kabag Teknik, Ervany saat dikonfirmasi mengatakan jika kondisi air PDAM Pangkalpinang saat ini yang disalurkan ke rumah-rumah pelanggan di wilayah Kota Pangkalpinang memang rasa asin.

“Ini persoalanya yakni kondisi pasang surut air laut dan lagi pintu pengatur air di lokasi air Mengguru itu dibuka oleh operator pintu air itu sehingga air laut pun masuk ke kolong air baku PDAM,” terang Dimas.

Dijelaskanya lagi, operator pintu air itu merupakan warga setempat yang ditunjuk pihak intansi SDA guna menjaga sekaligus mengatur pintu air di lokasi Air Mengguru, Kelurahan Kacang Pedang, Pangkalpinang.

Dijelaskanya jika pintu air tersebut dibuka lantaran menurut keterangan operator lantaran warga khawatir jika pintu air tak ditutup maka air sungai akan meluap saat kini musim penghujan.

“Alasannya seperti itu yang disampaikan ke kita karena warga di lokasi daerah sana khawatir air sungai meluap karena saat ini musim penghujan. Nah justru ini kami anggap dilema juga bagi kami sebab jika pintu air tak ditutup (dibuka — red) maka air laut masuk ke kolong air baku milik PDAM,” jelasnya lagi.

Padahal menurutnya pihak PDAM sendiri sebelumnya telah melakukan pengecekan pada tabel tentang kondisi pasang surut air laut, dan kondisi tersebut justru jika pintu air itu ditutup diyakininya tak akan terjadi banjir.

“Kami sudah mengecek tabel kondisi pasang surut air laut. Bahkan kita sempat melakukan tes saat itu menutup pintu air itu dan tidak ada dampaknya jika pintu ditutup hanya saja warga khawatir banjir,” terangnya lagi.

Meski begitu pihak manajemen PDAM Tirta Pangkalpinang saat ini terus berupaya mencoba mengatasi persoalan air laut yang masuk ke dalam kolong air baku PDAM dengan berbagai cara namun diakui Dimas jika pihaknya tetap saja tak bisa mengolah air baku PDAM yang tercampur air laut tersebut menjadi normal.

“Kita sempat mencoba mengolah air baku tercampur dengan air laut namun tetap tidak bisa sebab keterbatasan sarana yang dimiliki pihak kita (PDAM — red),” tegasnya.

Bahkan sebelumnya sempat berkoordinasi dengan pihak.intansi terkait atau SDA terkait persoalan air laut masuk ke kolong air baku PDAM Pangkalpinang.

Walau pun begitu lagi-lagi Dimas menegaskan sekaligus berpesan jika terhitung Rabu (20/11/2019) sore air PDAM masih terasa asin maka segera lapor kembali kepada pihaknya, hal tersebut dengan maksud agar pihaknya segera mencari solusi lainnya guna mengatasi persoalan keluhan para pelanggan PDAM Pangkalpinang tersebut. (Yuda/Jes)


Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close