Bangka Belitung

Celagen Desa Terluar Di Bangka Selatan Jauh Dari Pelayanan Kesehatan

Foto : Tim Kesehatan asal Poltekes Pangkalpinang saat melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah warga Desa Celagen. (Baim)

BANGKASELATAN,LB — Desa Celagen merupakan salah satu desa yang masuk dalam wilayah Kecamatan Pongok, Kabupaten Bangka Selatan (Basel). Desa ini pun memiliki 5 (lima) dusun; diantaranya Dusun Baru, Dusun Laut, Dusun Polewali, Dusun Angin Mamiri dan Dusun Pada Idi.

Namun sayangnya dalam hal layanan kesehatan masyarakat di sejumlah dusun setempat justru terbilang relatif minim, sehingga kondisi tersebut sangatlah dikeluhkan oleh sebagian besar warga di sejumlah dusun setempat.

Terkait kondisi masyarakat desa atau pun warga di sejumlah dusun setempat yang rmembutuhkan layanan kesehatan, tim kesehatan asal Politeknik Kesehatan (Poltekes) Pangkalpinan, Provinsi Bangka Belitung, Selasa (26/3/2019) melakukan kunjungan ke desa setempat guna memberikan pelayanan kesehatan cuma-cuma kepada warga.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan cuma-cuma itu meliputi antara lain yakni pemeriksaan pengukuran tekanan darah, asam urat dan gula darah. Seorang dosen asal Poltekkes kemenkes Pangakalpinang, Nurhayati M Kes mengatakan jika kegiatan yang dilaksanakan pihaknya di desa itu tak lain merupakan salah satu Tridharma Perguruan tinggi.

“Kali ini jumlah khalayak sasaran sebanyak 54 orang, mayoritas usia lanjut sebagai keberlanjutan kegiatan posyandu lansia,” ujarnya seraya menambahkan jika kegiatan yang dilaksanakan pihaknya itu merupakan salah satu Tridharma perguruan tinggi.

Dosen jurusan Keperawatan ini menjelaskan, kesehatan merupakan keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif.

“Kesehatan itu penting, baik secara sosial maupun ekonomis. Sehat merupakan hal yang sangat didambakan oleh semua orang dengan hidup sehat kehidupan akan menjadi lebih baik,” jelas Nurhayati.

Diterangkanya lagi, kegiatan mendeteksi penyakit degeneratif sengaja dilakukan pihaknya lantaran penyakit ini kerap dialami masyarakat pulau Celagen, sehingga dengan deteksi dini mereka bisa jmelakukan upaya pencegahan atau pengantisipasian sejak dini.

“Contoh dengan pola hidup sehat dengan makan makanan yang bergizi utamanya yang tekanan darahnya tinggi bisa dilakukan dengan diet rendah garam,” terangnya.

Oleh karenanya ia sendiri berharap dari hasil akhir dari kegiatan ini masyarakat di pulau Celgen ini meskipun jauh dari pelayanan kesehatan namun tetap bisa hidup sehat secara mandiri dan berkesinambungan ,” harap dosen dengan jabatan Lektor di Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang ini.

Pantauan awak media ini saat berada di pulau terluar wilayah kabupaten Bangka Selatan, melihat beberapa warga desa Celagen (Kecamatan Kepulauan Pongok) saat itu terlihat sebagian besar para ibu-Ibu termasuk warga usia lanjut mendatangi rumah salah satu kader kesehatan desa Celagen.

Seorang warga desa Celagen, Asli Rosmimawati, usai diperiksa kesehatanya mengaku akhirnya dirinya pun faham pentingnya kesehatan terhadap dirinya setelah mendapat penjelasan dari tim kesehatan asal Poltekkes.

“Kami yang hadir ini sangat senang bisa memeriksakan kesehatan kami dan bisa mengetahui apa yang ada di dalam badan ini sehingga kami bisa menjaga pola hidup bagaimana bisa menjaga badan agar bisa tetap selalu sehat, kegiatan seperti kami ingin terus ada jangan berhenti sampai di sini ” ungkap Asli Rosmimawati.

Sementara itu, Kepala Desa Celagen, M Bahtiar saat diwawancara kediamannya saat itu ia didampingi istri tercintanya mengatakan jika ia sendiri memberikan apresiasi positif terkait kegiatan yang dilakukan oleh pihak Poltekkes Pangkalpinang hari itu.

“Kami dari pihak pemerintah desa sangat mengapresiasi kegiatan yang dibawa oleh Ibu Nurhayati, dimana warga kami sangat terbantukan dengan adanya kegiatan tersebut masyarakat kami bisa memahami dan mengerti tetang kesehatan, kami juga berharap kegiatan ini terus berlangsung,” ujar Kades. (Baim)
Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close